
Setiap beberapa bulan, selalu ada update algoritma baru yang bikin brand sibuk mencari tahu: sekarang harus ngapain supaya konten kita tetap dilihat?
Siklusnya selalu sama. Dan cukup melelahkan.
Karena tanpa sadar, kita memperlakukan perhatian seolah-olah sesuatu yang bisa diberikan oleh platform. Padahal, perhatian bukan hadiah dari algoritma. Perhatian adalah sesuatu yang harus dimenangkan oleh sebuah ide.
Di Ideafest 2026, CEO Nord & Smith, Kavindra Airlangga, membahas hal ini lewat sesi “The World is Still a Screen: Winning Attention Beyond the Algorithm.” Menurutnya, terlalu fokus mengejar cara kerja distribusi hanya akan membawa brand ke permainan jangka pendek.
Brand dan kreator yang bisa bertahan justru adalah mereka yang melihat algoritma sebagai alat untuk mendistribusikan ide, bukan strategi itu sendiri. Dan hal ini terasa semakin relevan ketika kita bicara soal out-of-home (OOH).
Karena billboard tidak punya algoritma yang bisa menentukan siapa yang akan melihatnya. Tidak ada targeting yang bisa diandalkan. Tidak ada tombol skip. Sebuah billboard harus bisa bekerja dalam hitungan detik, di tengah lalu lintas, gedung, kendaraan, signage, dan berbagai hal lain yang berebut perhatian di sekitar kita.

Dalam konteks ini, OOH sebenarnya sudah lama menjalankan prinsip yang baru sekarang kembali disadari oleh dunia digital: Idenya harus bekerja. Karena platform tidak akan melakukannya untuk kita. Bukan berarti data dan optimasi tidak penting. Justru sebaliknya.
Data bisa membantu kita memahami di mana perhatian berada, seberapa besar peluang sebuah media untuk dilihat, dan berapa lama audiens mungkin terpapar. Tapi data tidak bisa menciptakan alasan bagi seseorang untuk peduli.
Ketika brand terlalu cepat berangkat dari algoritma, yang sering terjadi adalah kita mengoptimalkan ide yang sebenarnya belum cukup kuat. Kita membuat distribusinya sedikit lebih baik, padahal peluang terbesar mungkin ada jauh sebelum itu: apakah idenya memang layak mendapatkan perhatian?
Karena itu, mungkin sudah waktunya mengubah ke mana energi kreatif kita diarahkan.
Lebih sedikit waktu untuk menebak-nebak apa yang sedang disukai platform bulan ini. Lebih banyak waktu untuk menciptakan ide yang cukup kuat untuk hidup di berbagai platform, format, bahkan ruang fisik.
Layar terus berubah. Algoritma berubah lebih cepat. Tapi satu hal tidak pernah berubah: sebuah ide tetap harus memberi kita alasan untuk berhenti. Dan alasan itu tidak pernah datang dari kode di balik layar.
Untuk brand yang ingin mengubah prinsip tersebut menjadi kampanye OOH yang benar-benar bekerja, Nord & Smith menggabungkan kreativitas, data, dan media intelligence untuk membantu brand menemukan cara yang lebih tepat dalam memenangkan perhatian.
Get your OOH campaign planned and executed with the right strategy with Nord & Smith, the most accurate data-driven OOH agency you can definitely trust.































